Tuesday, March 10, 2009

1001 warisan ibuku : HIDUP INI SERU!!!

Waktu itu kelas satu. Aku sudah sebulan pacaran dengan Gita. Brigitta nama lengkapnya, nama yang cantik untuk seorang gadis manis berambut keriting sebahu. Dia anak paling kaya di kelasku. Gadis pertama di sekolah kami, yang memiliki telepon genggamnya sendiri.

Aku sedang sangat tergila-gila padanya saat itu, ketika tiba-tiba saja, di suatu sore di rumahnya, dia memutuskan hubungan kami. Untuk sebuah cinta yang belum kumengerti benar maknanya, aku menangis. Tentu tidak di depan dia. Karena aku harus menghargai keputusannya.

Tapi airmata itu keluar begitu saja. Karena semuanya seperti tiba-tiba. Ya, seperti tiba-tiba ada batu sebesar kepalan tangan, yang dengan kecepatan tinggi, melaju, mengenai kepalamu . Aku pulang. Dan ibuku sadar, ada yang hilang. Yah, beliau tahu, airmataku sudah berkurang.

"Kenapa kamu Le? Nangis?"

"Gita Bu, afit diputusin, afit udah kapok ah Bu, trauma, gamau lagi pacaran-pacaran, pake cinta-cinta. Pokoknya ibu ingetin afit ya, klo udah mulai suka-suka, ingetin afit pernah terluka gara-gara dia"

Sambil tertawa, ibuku bertawa.
"Ibu senang karena akhirnya kamu merasakan kecewa. Penolakan. Menangis. Dan terluka. Itu berarti kamu sudah setengah hidup Le. Di umur kamu yang baru dua tahun lewat dari sepuluh, di kepalamu sudah tercatat setengah dari berjuta-juta rasa yang ada di dunia.

Le, Ibu tidak pernah melarang kamu menangis. Meskipun kamu laki-laki, ibu mau kamu merasakan sebuah sakit yang bisa membuat hatimu teriris. Agar kamu tahu sebanyak apa darahnya. Dengan begitu, mestinya kamu bisa mencegah dirimu melakukannya pada orang yang tidak seharusnya mendapatkannya.

Yang ibu tidak mau, adalah kamu menangis berlebihan dan melupakan bahwa masalah sebenarnya adalah luka, yang seharusnya diobati, bukannya malah keenakan meratapi, sibuk mengasihani diri, dan seperti sedang menikmati. Ibu cuma memberi kamu waktu satu hari. Setelah itu kamu harus berdiri, bersih-bersih, dan jalan lagi. Tegak dan percaya diri.

Kamu pasti bilang "ah, mudah Bu mengatakannya!" memang semudah itu ko Le. Melakukannya, memang semudah mengatakannya. Dan kamu harus tahu sebuah rahasia. Apapun, yang bisa kamu katakan, pasti bisa kamu lakukan. Kalau kamu mau.

Karena kamu sedang hidup, Le. Dan hidup menyediakan ada banyak sekali rasa. Kamu bebas menangkapnya. Nikmati saja. Toh tuhan sudah sengaja menciptakannya. Jadi kalau kamu sedang sedih, bersedihlah, nikmati sedihmu. Karena kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu akan bersedih lagi. Tapi ingat, jangan berlebihan. Sehari saja cukup.

Ada begitu banyak rasa dan begitu sedikit waktu. Jadi nikmatilah.
Karena HIDUP INI SERU!!!"

2 comments: